Jika kamu pernah menyaksikan film terkenal Disney yang berjudul Lilo & Stitch mungkin kamu cukup familiar dengan Hawaii. Sebuah negara bagian Amerika Serikat yang menjadi latar tempat film Lilo & Stitch. Melalui film tersebut dapat melihat indahnya Hawaii.
Hawaii merupakan negara bagian terakhir dari Amerika Serikat. Nah, kali ini, kami akan membahas sejarah dan fakta menarik dari negara Hawaii. Simak terus, ya!
Dimana Letak Pulau Hawaii?
Hawaii terletak strategis di tengah Samudra Pasifik, sekitar 3.862 km arah barat daya dari daratan utama Amerika Serikat.
Hawaii memiliki 137 pulau dan atol, meskipun hanya delapan yang dianggap sebagai pulau utama, meliputi Niihau, Kauai, Oahu, Molokai, Lanai, Kahoolawe, Maui, dan Pulau Besar (Hawaii Island).

Hawaii terletak di persimpangan rute perdagangan Pasifik yang utama, membuatnya secara historis penting sebagai tempat pengisian bahan bakar kapal yang melakukan perjalanan antara Asia dan Amerika.
Pulau-pulau di Hawaii terletak sekitar pada 20°LU dan 157°BB, sehingga memberikan iklim tropis sepanjang tahun dengan variasi suhu musiman yang minimal.
Sejarah Singkat Hawaii
Sejarah Hawaii mencakup lebih dari 1.500 tahun, dimulai dengan pelaut Polinesia yang melakukan salah satu perjalanan maritim terbesar umat manusia. Menggunakan teknik navigasi tradisional dan kano berkulit ganda, navigator terampil ini tiba di Kepulauan Hawaii sekitar antara 300-800 M, kemungkinan dari Kepulauan Marquesas.

Selama berabad-abad, penduduk asli Hawaii mengembangkan masyarakat canggih dengan struktur sosial kompleks, sistem pertanian maju, dan tradisi budaya yang kaya.
Pada tahun 1778, penjelajah Inggris Kapten James Cook menjadi orang Eropa pertama yang terdokumentasi mencapai pulau-pulau tersebut, menamakannya Kepulauan Sandwich. Interaksi ini menandai awal perubahan signifikan bagi masyarakat Hawaii.
Kemudian pada awal 1800-an, penduduk Hawaii kedatangan misionaris Kristen, yang memperkenalkan pendidikan Barat dan membantu mengembangkan bentuk tertulis bahasa Hawaii.
Pada tahun 1810, Raja Kamehameha I mempersatukan Kepulauan Hawaii di bawah pemerintahannya, mendirikan Kerajaan Hawaii. Sepanjang abad ke-19, pulau-pulau tersebut menjadi semakin penting untuk perburuan paus dan budidaya gula, yang menyebabkan imigrasi signifikan dari Asia, terutama Tiongkok, Jepang, dan Filipina.
Kerajaan Hawaii menghadapi tekanan yang meningkat dari kepentingan bisnis Amerika. Pada tahun 1893, sekelompok penanam dan pengusaha Amerika menggulingkan Ratu Liliuokalani, raja terakhir Hawaii.
Meskipun ada perlawanan awal dari Presiden Grover Cleveland, Hawaii direbut secara paksa oleh Amerika Serikat pada tahun 1898 di bawah Presiden William McKinley, menjadi wilayah AS.
Meledaknya serangan terhadap Pearl Harbor pada 7 Desember 1941, mendorong Hawaii ke sorotan global dan menunjukkan pentingnya strategis militernya.
Setelah Perang Dunia II, dorongan Hawaii untuk menjadi negara bagian menguat. Pada 18 Maret 1959, Presiden Dwight D. Eisenhower menandatangani Undang-Undang Penerimaan Hawaii, dan setelah pemungutan suara, di mana lebih dari 93% pemilih Hawaii menyetujui status negara bagian, Hawaii secara resmi menjadi negara bagian AS ke-50 pada 21 Agustus 1959.
Baca juga: 7 Tokoh Sejarah Amerika yang Menginspirasi Dunia
Fakta Menarik Tentang Hawaii

Terkenal sebagai tujuan wisata bertema tropis, Hawaii penuh dengan fakta menarik yang menunjukkan karakter uniknya.
Negara bagian ini adalah rumah bagi gunung berapi paling aktif di dunia, Kilauea, yang telah meletus terus-menerus sejak tahun 1983. Pulau Besar tumbuh lebih besar setiap tahun ketika aliran lava menciptakan tanah baru, menjadikannya salah satu dari sedikit tempat di Bumi di mana Anda dapat menyaksikan pembentukan tanah secara real-time.
Pulau-pulau ini adalah daratan berpenghuni yang paling terisolasi, terletak lebih dari 3.219 km dari daratan kontinental terdekat. Meskipun terisolasi, Hawaii berfungsi sebagai pusat penting untuk perjalanan dan komunikasi trans-Pasifik, dengan Bandara Internasional Honolulu menjadi salah satu bandara tersibuk di dunia untuk lalu lintas internasional.
Hawaii adalah satu-satunya negara bagian AS yang menanam kopi secara komersial, dengan kopi Kona yang terkenal di dunia karena kualitasnya. Pulau-pulau ini juga menghasilkan produk pertanian unik termasuk kacang macadamia, taro, dan buah-buahan tropis.
Baca juga: Daftar Lengkap Negara Bagian di Amerika Serikat
Bahasa Hawaii, bersama dengan bahasa Inggris, adalah bahasa resmi Hawaii, menjadikan Hawaii salah satu dari hanya dua negara bagian AS dengan dua bahasa resmi. Kata-kata Hawaii telah menjadi bagian dari kosakata sehari-hari, dari “aloha” (halo/selamat tinggal/cinta) hingga “mahalo” (terima kasih) dan “ohana” (keluarga).
Hawaii adalah satu-satunya negara bagian AS dengan iklim tropis dan satu-satunya negara bagian yang pernah menjadi bangsa independen.
Selain itu, pulau-pulau ini menjadi tuan rumah beberapa observatorium astronomi paling penting di dunia di atas Mauna Kea, memanfaatkan langit yang jernih dan polusi cahaya yang minimal. Selain itu, Hawaii memiliki harapan hidup tertinggi dari negara bagian AS mana pun, sering dikaitkan dengan gaya hidup sehat, diet beragam, dan ikatan komunitas yang kuat.
Dapat dikatakan negara Hawaii adalah permata Amerika Serikat yang unik baik dari sisi geografis, budaya, maupun sejarahnya. Dengan letaknya yang terpencil di Samudra Pasifik, keberagaman penduduk Hawaii, sejarah yang kaya, serta fakta-fakta menarik yang dimilikinya, Hawaii pantas menjadi destinasi impian banyak orang.
Jika kamu penasaran dengan keindahan dan budaya Hawaii, pastikan untuk mencari tahu lebih banyak dan siapa tahu, Hawaii bisa menjadi destinasi liburan kamu berikutnya!