10 Gunung Tertinggi di Amerika Serikat

Mount in US
stars 2

Kalau kita bicara soal “gunung tertinggi”, pikiran orang Indonesia biasanya langsung melayang ke Puncak Jaya di Papua atau megahnya Gunung Rinjani di Lombok. Tapi tahukah kamu, di seberang Samudra Pasifik sana, Amerika Serikat menyimpan deretan raksasa yang jauh lebih tinggi, bahkan beberapa di antaranya nyaris menyaingi ketinggian Himalaya! Yang lebih mengejutkan lagi, seluruh 10 gunung tertinggi di Amerika Serikat ternyata berkumpul di satu negara bagian yang sama: Alaska!

Buat kamu yang suka hiking, penasaran dengan geografi dunia, atau sekadar ingin menambah wawasan sebelum merencanakan bucket list petualangan ke Amerika, yuk simak daftar lengkapnya di bawah ini.

Daftar Gunung Tertinggi di Amerika Serikat

1. Gunung Denali — 6.190 meter (20.310 kaki)

Mount Denali
Sumber: Kent Miller di National Park Service

Dulu dikenal sebagai Gunung McKinley, Denali adalah gunung tertinggi di seluruh Amerika Utara, bukan cuma Amerika Serikat. Berlokasi di Taman Nasional Denali, Alaska, tingginya setara dua pertiga dari Gunung Everest. Nama “Denali” berasal dari bahasa suku Koyukon yang berarti “yang tinggi”, dan baru resmi menggantikan nama McKinley pada tahun 2015. 

2. Gunung Saint Elias — 5.489 meter (18.008 kaki)

Mount Saint Elias
Sumber: David Sinson di Peakery

Gunung ini punya salah satu tebing paling dramatis di dunia. Tinggi hampir 5.500 meter hanya dalam jarak sekitar 16 km dari garis pantai. Terletak di perbatasan Alaska-Yukon, di dalam Taman Nasional Wrangell-St. Elias, taman nasional terluas di Amerika Serikat. Puncak ini pertama kali berhasil didaki pada 1897 oleh ekspedisi Pangeran Luigi Amedeo dari Italia.

3. Gunung Foraker — 5.304 meter (17.400 kaki)

Mount Foraker
Sumber: akfoto di Peakery

Berada tepat di sebelah Denali, gunung ini sering “kalah pamor” meski sebenarnya juga raksasa yang menantang untuk didaki. Masyarakat adat Alaska menjulukinya “Sultana” atau “sang istri”, karena kedekatannya secara geografis dengan Denali. Gunung ini menjulang di atas Gletser Kahiltna yang luasnya mencapai sekitar 200 mil persegi, dan baru berhasil ditaklukkan pertama kali pada 1934.

4. Gunung Bona — 5.044 meter (16.550 kaki)

Gunung vulkanik yang tertutup es abadi, menjadikannya salah satu puncak paling terisolasi di Alaska. Bona merupakan gunung berapi tertinggi di Amerika Serikat, namun letusan terakhirnya diperkirakan terjadi ribuan tahun lalu sehingga kini benar-benar tidak aktif. Es dari gunung ini menjadi sumber utama bagi sistem Gletser Klutlan dan Russell, dua gletser besar yang membentang hingga ke wilayah Yukon, Kanada. Pendakian pertamanya tercatat pada 1930 oleh tim yang dipimpin Allen Carpé.

5. Gunung Blackburn — 4.996 meter (16.390 kaki)

Mount Blackburn
Sumber: NPS di Peakery

Bagian dari Pegunungan Wrangell, gunung ini juga merupakan sisa gunung berapi purba. Blackburn adalah puncak tertinggi di seluruh jajaran Pegunungan Wrangell dan menjadi sumber utama Gletser Kennicott yang mengalir ke arah kota kecil McCarthy. Cuaca yang tidak menentu dan medan penuh celah es (crevasse) membuat gunung ini tetap menjadi tantangan berat bagi pendaki berpengalaman sekalipun. Pendakian pertama ke puncak utamanya baru tercatat pada 1958, jauh setelah puncak timurnya berhasil didaki pada 1912.

5. Gunung Sanford — 4.949 meter (16.237 kaki)

Mount Sanford
Sumber: Erin McKittrick di Peakery

Salah satu gunung berapi bertopik (shield volcano) terbesar di dunia dari segi volume. Sanford berada di kawasan Wrangell Volcanic Field dekat Sungai Copper yang terkenal dengan hasil ikan salmonnya. Sisi selatan gunung ini memiliki salah satu kemiringan paling curam di Amerika Utara, naik sekitar 2.400 meter hanya dalam jarak satu mil. Gunung ini pertama kali berhasil didaki pada 1938 oleh pendaki legendaris Terris Moore dan Bradford Washburn.

7. Gunung Fairweather — 4.671 meter (15.325 kaki)

Mount Fairweather
Sumber: Sam Beebe di Peakery

Nama yang ironis, karena gunung ini justru terkenal dengan cuaca ekstrem dan curah hujan salju yang sangat tinggi. Nama “Fairweather” (cuaca cerah) diberikan oleh Kapten James Cook pada 1778 saat ia kebetulan melihatnya di hari yang jarang-jarang cerah. Gunung ini berdiri megah di dalam kawasan Taman Nasional Glacier Bay dan sekaligus menjadi titik tertinggi di provinsi British Columbia, Kanada. Pendakian pertamanya baru berhasil dilakukan pada 1931 setelah perjuangan berat melawan angin kencang dan badai salju.

8. Gunung Hubbard — 4.557 meter (14.951 kaki)

Mount Hubbard
Sumber: Tootshibbard di Peakery

Terletak di perbatasan Alaska-Yukon, gunung ini memberi makan pada Gletser Hubbard, salah satu gletser paling aktif di dunia. Gunung ini dinamai oleh Gardiner Greene Hubbard, presiden pertama National Geographic Society, sebagai penghormatan atas kontribusinya di dunia penjelajahan geografis. Hubbard memiliki tiga puncak berbeda, dengan titik tertinggi justru berada di sisi wilayah Kanada. Medannya yang curam dan cuaca yang sulit diprediksi menjadikannya salah satu gunung tersulit untuk didaki di kawasan Amerika Utara.

9. Gunung Bear — 4.520 meter (14.831 kaki)

Mount Bear
Sumber: Jake Rehm, Tristan McCutcheon dan Harrison Koontz di St Elias Guides

Puncak terpencil yang jarang didaki karena aksesnya yang sangat sulit. Gunung Bear berada di jajaran Pegunungan Saint Elias, tepat di garis perbatasan antara Alaska dan wilayah Yukon, Kanada. Lokasinya yang begitu terpencil membuat gunung ini nyaris tidak tersentuh aktivitas pendakian dibandingkan puncak-puncak lain dalam daftar ini. Minimnya data dan dokumentasi pendakian justru menjadikannya salah satu gunung yang memiliki misteri tersendiri di antara raksasa-raksasa Alaska.

10. Gunung Hunter — 4.442 meter (14.573 kaki)

Mount Hunter
Sumber: Brian Okenek di Climb Alaska

Meski “hanya” berada di posisi ke-10, gunung ini dianggap salah satu yang cukup sulit untuk didaki di seluruh Amerika Utara. Dalam bahasa Dena’ina, gunung ini disebut “Begguya” yang berarti “anak dari Denali”, karena letaknya hanya sekitar 13 km dari sang raksasa. Dinding-dindingnya yang curam serta pegunungan bersalju tajam (corniced ridges) membuatnya secara teknis lebih sulit didaki dibanding Denali sendiri, meski jauh lebih rendah. Pendakian pertamanya baru tercapai pada 1954 oleh trio pendaki legendaris Fred Beckey, Heinrich Harrer, dan Henry Meybohm.

Fakta Menarik Gunung-Gunung Tinggi di Amerika

1. Semuanya ada di Alaska, bukan di daratan utama AS. 

Meski Alaska tetap bagian resmi dari Amerika Serikat, letaknya terpisah dari 48 negara bagian lain yang saling berbatasan di daratan utama, wilayah yang dikenal sebagai contiguous United States atau Lower 48. Kalau hanya menghitung gunung tertinggi di 48 negara bagian itu saja (tanpa Alaska dan Hawaii), juaranya adalah Gunung Whitney di California dengan ketinggian 4.421 meter. Namun begitu Alaska ikut dihitung, Whitney langsung kalah jauh bahkan gunung terendah dalam 10 besar di atas pun masih lebih tinggi darinya.

2. Denali bukan cuma tinggi dari permukaan laut.

Kalau dihitung dari kaki gunung ke puncaknya (base-to-peak), Denali sebenarnya punya ketinggian vertikal yang lebih besar daripada Everest. Ini karena Denali berdiri hampir langsung dari dataran rendah di sekitarnya, sementara Everest sudah memulai pendakiannya dari dataran tinggi Tibet yang sendiri sudah setinggi ribuan meter.

3. Banyak yang lahir dari gunung berapi.

Gunung Sanford, Gunung Blackburn, dan Gunung Bona semuanya merupakan sisa aktivitas vulkanik di sepanjang Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), jalur vulkanik yang sama yang juga melewati Indonesia! Meski begitu, ketiganya sudah lama tidak aktif dan kini lebih dikenal sebagai target ekspedisi pendakian dibanding ancaman letusan.

4. Sebagian nyaris tidak pernah didaki.

Gunung Bear dan Gunung Hubbard punya rute pendakian yang begitu ekstrim sehingga hanya segelintir pendaki profesional yang pernah berhasil mencapai puncaknya. Cuaca yang berubah drastis serta lokasinya yang sangat terpencil membuat kedua gunung ini nyaris tidak pernah masuk daftar ekspedisi tahunan para pendaki.

5. Taman nasional raksasa.

Taman Nasional Wrangell-St. Elias, rumah bagi lima dari sepuluh gunung ini, luasnya lebih dari 13 juta hektare. Lebih besar dari sembilan negara bagian AS jika digabung menjadi satu wilayah!

Tips Ketika Berkunjung atau Mendaki

Mendaki gunung-gunung ini bukan perkara main-main! Ini level mountaineering profesional, bukan sekadar hiking santai. Tapi kalau kamu tertarik menjelajah kawasan ini, baik untuk mendaki maupun sekadar menikmati pemandangannya, berikut beberapa tips:

  • Pahami levelmu. Sebagian besar puncak di daftar ini membutuhkan pengalaman mountaineering teknis, termasuk kemampuan mendaki es (ice climbing) dan navigasi gletser. Untuk pemula, cukup nikmati keindahannya dari kejauhan lewat flightseeing tour (wisata udara) di sekitar Denali.
  • Siapkan waktu dan anggaran ekstra. Ekspedisi ke Denali saja biasanya memakan waktu 2–3 minggu, dengan biaya perizinan dan logistik yang tidak murah.
  • Perhatikan musim. Musim pendakian utama di Alaska umumnya berlangsung Mei–Juli, saat cuaca relatif lebih stabil meski tetap ekstrim.
  • Gunakan jasa pemandu bersertifikat. Mengingat medan yang berat dan risiko altitude sickness (penyakit ketinggian), pendakian sebaiknya selalu didampingi guide berpengalaman dan izin resmi taman nasional.
  • Investasi pada perlengkapan yang tepat. Suhu ekstrem dan angin kencang membuat perlengkapan cold-weather gear berkualitas tinggi jadi wajib, bukan pilihan.
  • Jangan lupa asuransi perjalanan dan evakuasi. Banyak jalur di kawasan ini sangat terpencil, sehingga akses bantuan darurat bisa memakan waktu lama.

Kesimpulan

Dari puncak Denali yang menjulang gagah hingga Gunung Bear yang nyaris tak tersentuh manusia, deretan gunung tertinggi ini membuktikan bahwa alam Amerika Serikat jauh lebih liar dan menakjubkan dari yang kita bayangkan. Buat kamu pecinta alam, geografi, atau sekadar suka cerita-cerita petualangan dari belahan dunia lain, semoga daftar ini menambah wawasan sekaligus semangat untuk terus menjelajah!

Baca juga: 6 Tempat Wisata di Amerika yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Ingin tahu lebih banyak cerita, budaya, dan peluang seputar Amerika Serikat? Yuk, kunjungi berbagai program dan acara seru di @america! 

Mulai dari diskusi budaya, pemutaran film, workshop, hingga sesi berbagi pengalaman tentang studi dan kehidupan di AS, semua bisa kamu ikuti secara gratis. Pantau terus jadwal acara terbaru dan daftarkan dirimu sekarang di website atau media sosial resmi @america, ya!

Jadwal Seminar atau Workshop Gratis di @america Jakarta

 

Acara Mendatang

stars

Artikel Terkait

Scroll to Top

Cari Acara

School Visit Request Form Submitted!

Thanks for your submission. Stay tuned in your email for updates!